Menghitung besar kecepatan air yang masuk venturimeter (v 1): A 1 · v 1 = A 2 · v 2 10 · v 1 = 4 · 4 10v 1 = 16 v 1 = 16 / 10 = 1,6 m/s. Jadi, besar kecepatan air yang masuk pada pipa venturi meter adalah v 1 = 1,6 m/s. Jawaban: C. Contoh 2 – Soal Kecepatan Air yang Keluar Venturimeter. Air mengalir dalam venturimeter seperti pada gambar Definisi Flow Meter. Cara Kerja Alat Pengukur Debit Air – Flow meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur volume atau massa suatu fluida baik berupa liquid, gas maupun solid dalam suatu jalur aliran dinamis. Aliran dari fluida ini bisa dlam suatu aliran tertutup seperti pada pipa maupun terbuka seperti parit, sungai atau channel. Sekat Ukur Thompson. Berbentuk segitiga sama kaki dengan sudut 90o dapat dipindah-pindahkan. karena bentuknya sangat sederhana (potable), lazim digunakan untuk mengukur. debit air yang relatif kecil. Penggunaan dengan alat ini dengan memperhatikan. rumus sebagai berikut: 8 θ. Q= Cd . tan h5 / 2 √2. g ⋯ (2.2) 15 2. Pengukuran kecepatan P Vperm= T 6,45 m Vperm = 12,127 dt = 0.5319 m/detik c. Pengukuran Debit Q =Ax V Q = 0, 71 m2/S x 0,5319 m2/d = 0,3776 m3/detik 4.2 Pembahasan Daerah Aliran Sungai (DAS) secara umum didefinisikan sebagai suatu hamparan wilayah/kawasan yang dibatasi oleh pembatas topografi (punggung bukit) yang menerima,mengumpulkan air 1) Mengukur lebar penampang sungai dengan menggunakan meteran. 2) Mengukur kedalaman dasar sungai dari muka air sungai dengan menggunakan alat ukur. penggaris. 3) Menghitung luas penampang sungai (A). 3. Menghitung debit sungai (Q), dengan rumus Q = V.A. Metode Floating. 1) Mengukur lebar penampang sungai dengan menggunakan meteran. 2. Pengukuran debit dengan cara mengukur kecepatan aliran dan menentukan luas penampang melintang sungai. Yaitu pengukuran debit dengan bantuan alat ukur current meter atau sering dikenal sebagai pengukur debit melalui pendekatan velocity-area method paling banyak dipraktikan dan berlaku untuk kebanyakan aliran sungai. 3. .

cara mengukur debit air sungai